Kamis, 21 November 2013
PAHLAWAN MASA KINI
Assalamua'laikum.wr.wb
baiklah dipostingan kali ini saya akan membahas tentang pahlawan masa kini, sebelum kita bahas mari kita ketahui apa itu pahlawan.
Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. nah itulah pengertian dari pahlawan.
pahlawan ku adalah
Kartika Dwi Rahayu. Amd.Keb
beliau adalah seorang bidan bernama kartika dwi rahayu.Amd.Keb di dalam foto tersebut beliau duduk di sebelah kiri. beliau lahir di OKU TIMUR, 13AGUSTUS 1990. sebelum beliau menjadi seorang bidan,beliau bukanlah seorang yang luar biasa tetapi beliau berusaha dengan sungguh-sungguh dan selalu berdoa agar setiap langkah dan usaha perjuangannya di ridhoi oleh allah Swt, di dalam hidup nya sempat mengalami kegagalan tetapi beliau tidak pernah putus asa untuk menghadapinya karena beliau berpikir bahwa dengan usaha nya dan belajar dengan sungguh-sengguh beliau dapat menggapai cita-cita nya.
awalnya beliau sekolah di SD Xaverius 01 Oku Timur Sumsel dari tahun 1996-2002,melanjut ke Smp Negeri 1 Belitang dari tahun 2002-2005 lalu SMA Xaverius 01 Oku Timur Sumsel dari tahun 2005-2008 kemudian beliau meneruskan pendidikannya di sebuah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKES'AISYIYAH Yogyakarta yaitu dari tahun 2008-2011. sampai akhir nya beliau menikah dan di Karuniai seorang anak.
pada tanggal 28 agustus 2012 beliau memutus kan untuk menikah dengan seorang pria yang dicintainya bernama Ari ahmad dan di anugrahi seorang anak laki-laki bernama Ahmad Revano Alfadil yang baru berusia 4 bln.
walaupun beliau seorang wanita, beliau mempunyai sosok pribadi yang tangguh dan tidak mudah putus asa karena setiap rintangan yang beliau hadapi beliau anggap sebagai jalan menuju kesuksesan. Motivasi beliau yaitu memiliki motivasi yang tinggi, disiplin, memiliki kemauan keras untuk maju, dapat bekerja dengan baik dalam tim ataupun sendirinya. itu lah motivasi beliau. hingga akhirnya beliau dapat menggapai cita-cita nya menjadi seorang bidan .
foto bersama saat PKL ngebung wates kulonprogo
Foto beberapa piagam
itu lah foto saat-saat beliau PKL Ngebung Wates Kulanprogo,,Pk ( Praktek Kerja) di Yogyakarta dan beberapa piagam .
Pesan Beliau:'' selalu menjadi yang terbaik jangan pernah putus asa tetap berusaha dan berdoa"
mungkin sampai disini posting saya tentang beliau, semoga dapat menginspirasi kita semua. Saya mohon maaf jika ada salah-salah kata dan kepada Allah saya mohon ampun.
Wassalamua'laikum wr.wb
Kamis, 31 Oktober 2013
KEGIATAN BULAN BAHASA DI SMA NEGERI 1 BELITANG
Bulan bahasa merupakan suatu program yang memfokuskan bahasa indonesia yang dipelopori penganjurannya oleh dewan bahasa dan pustaka.
Tujuan utama pelaksana program ini adalah untuk mendidik masyarakat khususnya bangsa indonesia.
Dalam rangka bulan bahasa, SMA N 1 BELITANG mengadakan perlombaan-perlombaan yang sangat kreatif dalam menunjukan rasa ikut serta dalam mengapresiasikan berbahasa indonesia. Perlombaan dimulai dari tanggal 25-28 oktober 2013.
Perlombaan itu antara lain:
1.Ranking 1
2.Cipta karya puisi (bertema politik)
3.Tutur cerita rakyat
4.MC Resmi
5.Pidato menirukan tokoh
6.Lawak
Inilah hasil dokumentasi yang saya dapatkan dalam mengikuti lomba bulan bahasa di SMA N 1 BELITANG.
- RANKING 1
- CIPTA KARYA PUISI
- TUTUR CERITA RAKYAT
- MC RESMI
- PIDATO MENIRUKAN TOKOH
- LAWAK
Minggu, 06 Oktober 2013
Menemukan metode dan cara belajar yang
efektif memang perlu proses. Tidak semua
individu memiliki cara belajar efektif yang sama dengan individu yang lainnya. Diperlukan pengamatan sekaligus kemampuan
analisa untuk mengetahui metode belajar yang paling pas bagi seseorang. Namun, ada beberapa tips yang bisa anda
lakukan untuk dalam belajar anda bisa lebih efektif dalam menyerap ilmu.
1. Buat sesuatu yang anda pelajari terlihat
menarik
Sesulit
apapun pelajaran yang harus dipelajari, jika anda mampu membuatnya terasa
menarik pasti akan lebih efektif diserap.
Contohnya dalam mempelajari berbagai fenomena dan rumus-rumus listrik
mata pelajaran Fisika. Cobalah untuk
langsung mencari contoh aplikasi tentang arus listrik, tegangan, daya, efisiensi,
dan lain-lain. Contoh lain, ketika anda
belajar sejarah, cobalah untuk memahaminya seperti sebuah cerita. Jika perlu, carilah video-video yang
berhubungan dengan subjek yang anda pelajari untuk membuat topik menjadi lebih
menarik dan mudah dipelajari.
2.
Makan camilan di tengah proses belajar
Makan camilan, sepanjang tidak membuat kita
terlalu kenyang terbukti ampuh untuk meningkatkan daya konsentrasi. Oleh karena itu, selalu sediakan snack dan
berbagai makanan ringan untuk menemani anda belajar. Ketika anda merasa mulai bosan dan
konsentrasi menurun, ambilah segenggam snack dan luangkan waktu 1-2 menit untuk
menyantapnya. Setelah selesai, anda
pasti akan merasa lebih fresh dan konsentrasi anda untuk belajar kembali di
titik puncak. Jika perlu, sediakan pula
minuman ringan seperti softdrink dan sirup untuk menemani snack anda.
3. Car tempat yang nyaman
Belajarlah di tempat yang bersih, nyaman, dan
bebas dari suara-suara berisik. Hal ini
akan sangat membantu anda lebih fokus pada subjek pelajaran, dan otomatis
materi yang anda serap akan lebih efektif.
Jangan memaksakan diri untuk belajar apabila kondisi kamar belajar
berantakan dan terdapat banyak benda-benda berserakan di atas meja belajar
anda. Jika masih memungkinkan, cobalah
untuk membersihkannya. Namun jika anda
tidak mempunyai banyak waktu, pindahlah ke tempat belajar yang lebih
kondusif. Pastikan juga tempat anda
belajar memiliki penerangan cahaya yang memadai.
4.
Belajarlah saat dalam kondisi paling bugar
Cobalah
belajar di saat kondisi anda paling bugar.
Saat baru bangun tidur, setelah tidur siang, atau sehabis mandi. Ketika tubuh anda masih segar, otomatis
pikiran akan fresh dan materi yang dipelajari akan lebih mudah diserap. Dalam kondisi tubuh optimal, suatu hal yang
biasanya menuntut 3-4 kali baca sebelum anda bisa memahaminya bisa anda
pelajari lebih cepat, mungkin hanya dalam 2 atau bahkan sekali baca.
Satu
lagi poin penting, jangan melakukan hal-hal yang melelahkan sebelum belajar,
baik secara fisik maupun mental.
Persiapkanlah fisik anda sebugar mungkin untuk bisa belajar dengan
efektif.
5. Bagi
periode belajar dalam beberapa sesi.
Jangan belajar terlalu lama
Tips
ini sangat penting, namun sering dilupakan karena kondisi waktu yang sudah
terlalu mepet. Dalam pola belajar ideal,
anda tidak boleh menghadapi buku terlalu lama tanpa diselingi aktivitas
apapun. Cobalah untuk beristirahat dan
memberikan jeda antara 15 sampai 30 menit setiap kali anda belajar selama 45
menit. Hal ini terbukti lebih efektif
daripada belajar 2 jam secara berturut-turut tanpa jeda sama sekali.
Satu poin lagi yang penting untuk anda ingat :
Jangan sampai waktu jeda tersebut membuat anda terlena. Ketika beristirahat, jangan melakukan sesuatu
yang memerlukan waktu lebih dari 15 menit untuk menyelesaikannya. Hal ini akan membuat anda bisa melupakan
aktivitas belajar yang sedang berlangsung.
6.
Minum air putih
Air
putih memiliki fungsi alami untuk membuat tubuh menjadi segar, apalagi setelah
berkonsentrasi lama mempelajari sesuatu.
Sediakan segelas air putih di saat anda belajar. Di saat anda merasa mulai kehilangan konsentrasi,
mata lelah, atau bosan, teguklah segelas air putih. Selain berfungsi untuk mengembalikan
konsentrasi yang mulai buyar, air putih juga bisa membuat anda lebih sehat dan
segar.
7.
Belajar dengan kata kunci
Selalu pelajari sesuatu dari hal-hal
terpenting, dengan menggunakan konsep kata kunci. Misalkan ketika anda mempelajari tentang
klasifikasi hewan, pelajari dulu nama-nama dalam klasifikasinya, seperti :
mamalia, aves, pisces, reptil, dan sebagainya.
Setelah anda memegang kata-kata kunci dan konsep-konsep penting dalam
sebuah bab, baru anda mulai mencoba memahami definisi dan contoh-contoh dari
poin-poin penting yang sebelumnya anda pelajari. Cara ini sangat membantu anda untuk belajar
lebih sistematis dan efisien.
8.
Bersihkan meja belajar dari barang-barang yang tidak diperlukan
Jangan
sampai meja tempat anda belajar dipenuhi dengan benda-benda yang bisa
mengalihkan perhatian. Singkirkan
telepon, laptop, serta benda lain yang tidak berhubungan dengan aktivitas
belajar anda. Pastikan juga alat tulis
dan kertas yang anda perlukan terletak dalam jarak jangkauan anda. Ingat, salah satu penyebab gagalnya aktivitas
belajar adalah terlalu banyaknya hal-hal lain yang bisa mengalihkan aktivitas
anda. Jika hal-hal pengalih perhatian
itu dijauhkan dari jangkauan, maka anda akan lebih mudah fokus dan
berkonsentrasi dalam menyerap materi.
9. Buat
flashcard
"Flashcard" adalah sebuah media yang
sangat populer untuk membantu anda mengingat-ingat poin tertentu dalam sebuah
pelajaran. Intinya, anda bisa
memotong-motong kertas seukuran kartu remi, sesuai jumlah yang anda
butuhkan. Pada satu sisi, anda bisa
menuliskan sebuah pertanyaan, dan di sisi lain anda menulis jawaban dari
pertanyaan tersebut. Bawalah flashcard
ke manapun anda beraktivitas, atau tempelkanlah di kamar anda, di tempat yang
mudah terlihat. Dengan menggunakan
flashcard, proses belajar akan menjadi lebih efektif dan menarik.
10. Belajar dengan orang lain
Belajar dengan teman sekelas atau anggota
keluarga bisa menjadi salah satu poin penting yang mempermudah anda menyerap
bahan pelajaran dengan efektif.
Kelebihan dari metode ini adalah keadaan di mana anda bisa mendiskusikan
suatu materi tertentu. Anda bisa saling
bertukar pendapat, bertanya jawab, atau bahkan saling mengajari untuk
memecahkan soal-soal tertentu.
Satu
hal yang harus anda waspadai, belajar kelompok akan sama sekali tidak berguna
apabila orang-orang di dalamnya tidak fokus dengan materi pelajaran di
dalamnya. Biasakan juga untuk tidak
bergantung pada satu orang tertentu dalam menjawab soal-soal saat belajar
kelompok.
sumber http://belajarefektif&menyenangkan.wordpress.com/http//hp.blogspot.com
sumber http://belajarefektif&menyenangkan.wordpress.com/http//hp.blogspot.com
Sabtu, 05 Oktober 2013
bagi yang sedang mempelajari tata bahasa inggris / english grammar mungkin terbiasa menghafal tenses dengan cara seperti ini :
pernah penulis menghafal tenses dengan cara diatas sampai hafal bener, tetapi karena kesibukan yang lain, 3 bulan kemudian rumus diatas sirna bergitu saja. Terus gimana?, yah! bagaimana mungkin bisa menggunakan tenses berdasarkan kenapa dan kapan, jika rumus / bentuk tensesnya saja lupa.
Yup! jangan bersedih hati apalagi sampai nekat bunuh diri, daripada pusing mengingan pake cara gue. Sebelum membaca penjelasan dibawah ini sebaiknya anda salin rumus diatas pada selembar kertas dalam satu bidang penglihatan tanpa dibolak balik maupun dilipat - lipat pokoke mah dalam satu bidang penglihatan lah!. Jika sudah pegang kertas tersebut sambil membaca uraian berikut ini :
Pertama - tama dari semua bentuk tenses diatas sebenarnya bisa kita sederhanakan menjadi tiga bagian saja, ingat dan ingatlah seumur hidup anda bahwa untuk menghafal semua bentuk tenses adalah dengan mengingat ketiga bagian ini :
Tabel diatas adalah mewakili semua bentuk positive / affirmative dari semua tenses. Unatuk sementara kita lupakan dulu bentuk negative dan interrogative. OK Coy!
Yang kedua jika anda memperhatikan dengan jeli, bahwa jumlah Auxiliary Verb pada tenses hanya berjumlah lima buah saja, yaitu (to do, to be, to have, shall, will). Sedangkan hubungannya dengan subjek beserta waktu bisa kita gambarkan sebagai berikut :
Kolom pada masing-masing Auxiliary Verb (to do, to be, to have, shall, will) yaitu VI, VII, VIII adalah mewakili waktu, VI untuk infinitive (tak terbatas), VII untuk preterite (past tense), dan VIII untuk past participle (perfect tense).
Jangan terpaku hanya dengan kata ganti (pronoun) diatas, noun yang bisa mewakili bentuk dari kata ganti (pronoun) diatas juga berlaku hukum yang sama pada penggunaan Aux.Verb, contoh :
"Yanti is learning english grammar". (Yanti = she, Aux.Verb pakai "is")
"Tono and Yanti are students. (Tono and Yanti = they. Aux Verb pakai "are")
Jika anda sudah bisa menghafal hubungan antara subjek dengan Aux.Verb diatas kita lanjutkan dengan pelajaran berikutnya.
Yang ketiga bahwa kalau kita perhatikan main verb pada tenses hanya terdiri dari 4 jenis saja beserta pemakaianya pada bentuk tenses tanpa melihat apakah Past, Present, maupun Future, yaitu :
Kalau kita memperhatikan dengan jeli bentuk verb :
Jadi untuk menghafalnya cukup dengan mencocokan antara nama aspect dengan Aux.Verb., Aux.Verb pada tabel diatas mengalami konjugasi sesuai dengan subjek dan waktu, bisa anda lihat kembali tabel 3 diatas.
Sedangkan untuk bentuk kalimat negative dan interrogative kita hanya perlu :
sumber : http://englishgrammar-id.blogspot.com/2009/06/menghafal-rumus-tenses-dengan-mudah-dan.html
PAST
|
PRESENT
|
FUTURE
| ||
simple
|
+
|
S + VII
|
S + (VI + (s/es))
|
S + shall/will + VI
|
−
|
S + did + not + VI
|
S + do/does + not + VI
|
S + shall/will + not + VI
| |
?
|
did + S + VI
|
do/does + S + VI
|
shall/will + S + VI
| |
continuous
|
+
|
S + (were/was) + (VI+ing)
|
S + (am,are,is) + (VI+ing)
|
S + shall/will + be + (VI+ing)
|
−
|
S+(were/was)+not+(VI+ing)
|
S + (am,are,is) + not + (VI+ing)
|
S + shall/will + not + be + (VI+ing)
| |
?
|
(were/was)+S + (VI+ing)
|
(am,are,is) + S + (VI+ing)
|
(shall/will) + S + be + (VI+ing)
| |
perfect
|
+
|
S + had + VIII
|
S + (have/has) + VIII
|
S + (shall/will) + have + VIII
|
−
|
S + had + not + VIII
|
S + (have/has) + not + VIII
|
S + (shall/will) + not + have + VIII
| |
?
|
had + S + VIII
|
(have/has) + S + VIII
|
(shall/will) + S + VIII
| |
perfect continuous
|
+
|
S + had + been + (VI+ing)
|
S + (have/has) + been + (VI+ing)
|
S+shall/will+have+been+(VI+ing)
|
−
|
S+had+not+been+(VI+ing)
|
S+(have/has)+not+been+(VI+ing)
|
S+shall/will+not+have+been+(VI+ing)
| |
?
|
had + S + been + (VI+ing)
|
(have/has) + S + been + (VI+ing)
|
shall/will+S+have+been+(VI+ing)
|
pernah penulis menghafal tenses dengan cara diatas sampai hafal bener, tetapi karena kesibukan yang lain, 3 bulan kemudian rumus diatas sirna bergitu saja. Terus gimana?, yah! bagaimana mungkin bisa menggunakan tenses berdasarkan kenapa dan kapan, jika rumus / bentuk tensesnya saja lupa.
Yup! jangan bersedih hati apalagi sampai nekat bunuh diri, daripada pusing mengingan pake cara gue. Sebelum membaca penjelasan dibawah ini sebaiknya anda salin rumus diatas pada selembar kertas dalam satu bidang penglihatan tanpa dibolak balik maupun dilipat - lipat pokoke mah dalam satu bidang penglihatan lah!. Jika sudah pegang kertas tersebut sambil membaca uraian berikut ini :
Pertama - tama dari semua bentuk tenses diatas sebenarnya bisa kita sederhanakan menjadi tiga bagian saja, ingat dan ingatlah seumur hidup anda bahwa untuk menghafal semua bentuk tenses adalah dengan mengingat ketiga bagian ini :
1
|
2
|
3
|
Subjek
|
Auxiliary Verb
|
Main Verb
|
Tabel diatas adalah mewakili semua bentuk positive / affirmative dari semua tenses. Unatuk sementara kita lupakan dulu bentuk negative dan interrogative. OK Coy!
Yang kedua jika anda memperhatikan dengan jeli, bahwa jumlah Auxiliary Verb pada tenses hanya berjumlah lima buah saja, yaitu (to do, to be, to have, shall, will). Sedangkan hubungannya dengan subjek beserta waktu bisa kita gambarkan sebagai berikut :
Subjek
|
to do
|
to be
|
to have
|
shall/will
| ||||
VI
|
VII
|
VI
|
VII
|
VIII
|
VI
|
VII
|
VI
| |
I
|
do
|
did
|
am
|
were
|
been
|
have
|
had
|
shall
|
we
|
do
|
did
|
are
|
were
|
been
|
have
|
had
|
shall
|
you
|
do
|
did
|
are
|
were
|
been
|
have
|
had
|
will
|
they
|
do
|
did
|
are
|
were
|
been
|
have
|
had
|
will
|
he
|
does
|
did
|
is
|
was
|
been
|
has
|
had
|
will
|
she
|
does
|
did
|
is
|
was
|
been
|
has
|
had
|
will
|
it
|
does
|
did
|
is
|
was
|
been
|
has
|
had
|
will
|
Kolom pada masing-masing Auxiliary Verb (to do, to be, to have, shall, will) yaitu VI, VII, VIII adalah mewakili waktu, VI untuk infinitive (tak terbatas), VII untuk preterite (past tense), dan VIII untuk past participle (perfect tense).
Jangan terpaku hanya dengan kata ganti (pronoun) diatas, noun yang bisa mewakili bentuk dari kata ganti (pronoun) diatas juga berlaku hukum yang sama pada penggunaan Aux.Verb, contoh :
"Yanti is learning english grammar". (Yanti = she, Aux.Verb pakai "is")
"Tono and Yanti are students. (Tono and Yanti = they. Aux Verb pakai "are")
Jika anda sudah bisa menghafal hubungan antara subjek dengan Aux.Verb diatas kita lanjutkan dengan pelajaran berikutnya.
Yang ketiga bahwa kalau kita perhatikan main verb pada tenses hanya terdiri dari 4 jenis saja beserta pemakaianya pada bentuk tenses tanpa melihat apakah Past, Present, maupun Future, yaitu :
Infinitive without to (VI)
|
Preterite
(VII)
|
Past Participle (VIII)
|
Present Participle (VI+ing)
|
Simple Tense (only)
|
Simple Past Tense (only)
|
Perfect Tense
|
Continuous Tense
|
Perfect Continuous Tense
|
Kalau kita memperhatikan dengan jeli bentuk verb :
- Verb kolom pertama VI (infinitive) hanya digunakan pada simple tense saja (Past, Present, Future) kecuali simple past tense bentuk positive / affirmative.
- Verb Kolom kedua VII (preterite / Past Tense) hanya digunakan pada simple past tense bentuk positive / affirmative saja.
- Sedangkan Verb kolom tiga VIII (past participle) digunakan pada nama tenses yang ada perfectnya tanpa continuous loh!, yaitu :1. Past Perceft Tense 2. Present Perfect Tense 3. Future Perfect Tense.
- Sedangkan bentuk kolom pertama ditambah akhiran ing atau yang biasa disebut dengan present participle dipakai pada nama tenses yang ada continuousnya, sekalipun ada perfect kalau ada continuous ya kalah perfectnya, kasihan deh perfect he..he..he.. ^_^, yaitu :
- Past Continuous Tense
- Past Perfect Continuous Tense
- Present Continuous Tense
- Present Perfect Continuous Tense
- Future Continuous Tense
- Future Perfect Continuous Tense
Structure
| |||
Auxiliary
|
Main Verb
| ||
Simple
|
Normal
| ||
Intensive
|
do
|
Infinitive (without to) (VI)
| |
Continuous
|
be
|
Present Participle (VI+ing)
| |
Perfect
|
have
|
Past Participle (VIII)
| |
Perfect Continuous
|
Have been
|
Present Participle (VI+ing)
| |
Jadi untuk menghafalnya cukup dengan mencocokan antara nama aspect dengan Aux.Verb., Aux.Verb pada tabel diatas mengalami konjugasi sesuai dengan subjek dan waktu, bisa anda lihat kembali tabel 3 diatas.
Sedangkan untuk bentuk kalimat negative dan interrogative kita hanya perlu :
- Untuk bentuk kalimat Negative, hanya dengan menambahkan Not pada Aux.Verb. Jika Aux.Verb terdiri lebih dari satu maka penambahan not terletak pada Aux.Verb yang pertama.
- Untuk bentuk kalimat Interogative, hanya dengan memindahkan Aux.Verb didepan Subjek. Jika Aux.Verb terdiri lebih dari satu maka Aux. Verb pertama saja yang diletakan didepan Subjek.
sumber : http://englishgrammar-id.blogspot.com/2009/06/menghafal-rumus-tenses-dengan-mudah-dan.html
Rabu, 02 Oktober 2013
Selamat Datang Di blog saya:
Nama : Anadia Putri
Kelas : XI IPA 3
No absen : 4
Email : anadia.putriipa3@gmail.com
sukses selalu
;;
Subscribe to:
Komentar (Atom)













